Profil

Sejarah Kelurahan Sanur



Secara tertulis asal usul kata Sanur sampai saat ini belum didapat, namun berdasarkan informasi dari beberapa Pemuka Adat menjelaskan bahwa sanur berasal dari urat kata „Saha dan Nuhur“ yang berarti memohon untuk datang pada suatu tempat yang mana dari kata Saha Nuwur ini lama kelamaan berubah menjadi Sanur.

Sedangkan siapa yang memerintah pertama kali sebagai Kepala Desa berdasarkan dokumen yang ada tercatat yaitu :

  • Sejak tahun 1909 – 1932 Sanur diperintah oleh seorang Kepala Desa bernama IDA BAGUS SARI,
  • Kemudian dari tahun 1932 – 1935 Sanur diperintah oleh IDA BAGUS ANOM sebagai Kepala Desa Sanur yang saat itu mewilayahi Sanur sampai Renon.
  • Selanjutnya dari tahun 1935 – 1951 Sanur diperintah oleh IDA BAGUS MADE BADRA Pada masa pemerintahan beliau  Sanur dimekarkan menjadi bagian timur Desa Sanur dan bagian barat Desa Renon.
  • Pada tahun 1951 – 1959 Pemerintahan Sanur dipegang I GUSTI NGURAH GEDE PEMECUTAN yang pada saat itu sudah mulai nampak adanya titik-titik terang perkembangan yaitu dengan ditunjuknya desa Sanur Percobaan oleh Gubernur Kepala daerah Tingkat I Bali pada tahun 1956 walaupun pada saat itu belum nampak hasil kontrit yang dirasakan.
  • Kemudian pada tahun 1959 sampai dengan tahun 1986 Desa Sanur diperintah oleh seorang Kepala Desa yang bernama IDA BAGUS KETUT BERATHA, yang pada masa Pemerintahan ini banyak peristiwa yang terjadi sebagai hasil perkembangan pembangunan.
  • Pada tanggal 6 Juni 1965 dibentuk Badan Pembina Desa (BPD) Sanur dengan tujuan untuk membantu dan meningkatkan pembangunan dan pemerintahan desa, yang kemudian mendapatkan pengesahan dari Bupati Kepala daerah Tk. II Badung, dengan keluarnya surat Keputusan Bupati Badung No. 13/Bd.2/4/206, tanggal 14 Juni 1967,

Tentang Pengesahan Badan Pembina Desa (BPD) Sanur. Dengan terbentuknya badan ini maka pelaksanaan Pemerintahan dengan pembangunannya semakin nampak dengan berdirinya usaha-usaha desa seperti :

  • Yayasan Dana Bantuan Pembina Desa Sanur pada tanggal 17 April 1966 yang bergerak dalam bidang Perdagangan babi antar pulau  sampai keluarnya larangan dari Pemerintahan bahwa Yayasan tidak boleh bergerak dalam bidang komersial. Yayasan ini sekarang sudah berganti nama menjadi „YAYASAN PEMBANGUNAN SANUR“ dan hanya bergerak dalam bidang Pendidikan dan Sosial ( TK. Kumara Shanti, SMP Wisata, Akademi Perhotelan Sanur, membina Drum Band Mredangga sandhi, PORS Sanur dan lain-lainnya.

Dana yang dipakai sebagai penunjang kegiatan tersebut berasal dari pembagian keuntungan usaha-usaha desa yaitu : PT. Bank Desa sanur dan PT. Bhakti Sanur.

  • Pada tahun 1967 dibentuk Bank Pembangunan Sanur. Usaha ini bergerak dalam bidang perkreditan rakyat terutama untuk masyarakat Desa Sanur.

Pada tahun 1973 dengan Akta Notaris No. 51, tanggal 24 September 1973 usaha tersebut ditingkatkan statusnya menjadi PT. Bank Desa Sanur.

  • Pada tahun 1973 membuka usaha baru berupa Restaurant dengan akta Notaris No. 63, tanggal 26 Oktober 1973 dengan nama PT. Bhakti. Usaha ini bergerak dalam bidang Bar & Restaurant, Laundry, Pencucian Mobil dan PAP.
  • Pada tahun 1984 mengaktifkan kembali Usaha Koperasi SIDI Sanur yang pada tahun sebelumnya berjalan kurang aktif. Perjalanan Koperasi ini berjalan dengan baik dengan anggota semua Kepala Keluarga (KK) Banjar Adat di Sanur.

Dengan keluarnya Instruksi menteri Dalam Negeri No. 5  Tahun 1972 untuk menyeragamkan nama Lembaga yang ada di Desa menjadi Lembaga Sosial Desa (LSM) maka Kepala Desa Sanur menyesuaikan diri merubah BPD nebjadi LSD.

Selanjutnya dengan Keputusan Presiden (Kepres) No. 28 Tahun 1980 dan Inmendagri No. 225 Tahun 1980 dirumah lagi menjadi Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD).

Berdasarkan surat Keputusan Bupati Kepala Daerah Tk. II Badung tertanggal 1 Desember 1979 No. 167/Pem.15/166/1979 dan dikuatkan dengan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tk. I Bali No. 57, tertanggal 1 Juni 1982 maka Desa Sanur dimekarkan menjadi 3 (tiga) yaitu:

  1. Sebagai Induk disebut Kelurahan Sanur
  2. Pemekaran menjadi Desa Sanur Kauh
  3. Pemekaran menjadi Desa Sanur Kaja

Pada tanggal 16 Januari 1986 Kepala Kelurahan Sanur IDA BAGUS KETUT BERATHA meninggal dunia karena sakit, maka selanjutnya diangkat I KETUT KONTIA ( Sekretaris Kelurahan Sanur ) sebagai Pejabat Sementara (Pjs) sampai pengangkatan Lurah sanur yang baru.

  • Selanjutnya pada tanggal 11 Maret 1987 Lurah Sanur dijabat oleh IDA BAGUS MADE KERTI sampai tahun 1994 lalu digantikan oleh :
  • IDA BAGUS ALIT WIRADANA, S.Sos sampai tanggal 6 Februari 2006 selanjutnya digantikan oleh :
  • DRS. I WAYAN PUJA sampai tanggal 31 Januari 2008
  • I. B. ALIT SURYA ANTARA, SS, selanjutnya diganti oleh :
  • IDA BAGUS RAKA JISNU, S.Ag tanggal 23 Desember 2014 - sampai saat ini

Kelurahan Sanur terletak diwilayah Desa Pakraman Intaran dan mewilayahi Banjar / Lingkungan sebanyak 9 yaitu :

  1. Banjar/Lingkungan Singgi,
  2. Banjar/Lingkungan Panti,
  3. Banjar/Lingkungan Gulingan,
  4. Banjar/Lingkungan Taman,
  5. Banjar/Lingkungan Sindu Kaja,
  6. Banjar/Lingkungan Sindu Kelod,
  7. Banjar/Lingkungan Batujimbar,
  8. Banjar/Lingkungan Semawang,
  9. Lingkungan Pasekuta.


Foto
PEKAN OLAHRAGA (PORKEL) KELURAHAN SANUR
Video
No Video.
Facebook
Twitter